Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Desember 2012

Tips Menghemat Baterai pada Nokia Belle ala Nokia Battery Monitor (Bagian II–Habis)

Screen7
Tadaaa! Ini sambungan Tips Menghemat Baterai pada Nokia Belle ala Nokia Battery Monitor (Bagian I). Gambar di atas merupakan screenshot halaman awal perangkat yang saya sisipi widget Nokia Battery Monitor (kanan atas). Angka tampilan 12 h 00 min menerangkan bahwa perangkat masih bisa digunakan selama 12 jam ke depan Clock pada penggunaan wajar—bukan pemakaian extreme, seperti tweeting sepanjang hari, pura-pura telepon ke seseorang padahal sedang ngecek pulsa—hm, atau berusaha menuntaskan game Xbox Angry Birds Star Wars sampai tamat dalam sehari. Nah, langsung saja disimak tip berikut!
  1. Nokia Battery Monitor dapat secara otomatis mengaktifkan Modus Hemat Daya ketika daya baterai lemah. Atur ambang batas pengaktifkan Modus Hemat Daya melalui Nokia Battery Monitor (Power Save).
  2. Aplikasi pada latar belakang (minimized) dapat memakan banyak daya baterai. Nokia Battery Monitor menampilkan penggunaan daya baterai bersama dari keseluruhan daya baterai yang terpakai.
  3. Panggilan suara Call me memakan banyak daya baterai ketika sinyal jaringan lemah. Perhatikan indikator kekuatan sinyal di pojok kanan atas halaman awal dan hindari panggilan suara pada area berjaringan lemah.
  4. Kapasitas baterai maksimum akan berkurang seiring waktu. Nokia Battery Monitor akan memberitahu ketika baterai harus diganti.
  5. Aplikasi yang selalu membutuhkan modus online—misalnya Email email—memakan bayak daya di latar belakang. Atur periode penerimaan email selama 15 menit atau lebih. Nonaktifkan penerimaan email ketika tidak diperlukan—misalnya pada malam hari Sleeping half-moon.
  6. Layar membutuhkan banyak daya ketika tampilan terang digunakan. Gunakan tema dan wallpaper gelap pada perangkat untuk meningkatkan masa pakai baterai Clock.
  7. Memati-hidupkan perangkat memakan banyak daya baterai. Aktifkan modus offline alih-alih mematikan perangkat ketika perangkat membutuhkan kondisi nonaktif dalam waktu yang pendek—misalnya ketika di rumah sakit atau penerbangan jarak pendek Airplane).
  8. Beberapa aplikasi memakan daya ketika digunakan di latar belakang. Tekan terus tombol menu dan tutup aplikasi yang tidak digunakan.
  9. Menyambung perangkat ke internet menggunakan WLAN dapat meningkatkan masa pakai baterai dibandingkan jika menggunakan sambungan selular. Gunakan sambungan data WLAN kapanpun jika memungkinkan.
  10. Streaming musik melalui internet memakan banyak daya baterai daripada memutar musik di perangkat. Manfaatkan musik offline jika memungkinkan untuk meningkatkan waktu putar.
Aplikasi Nokia Battery Monitor bisa diunduh di sini—dengan hape Nokia Belle tentunya. Sekian tip menghemat baterai pada Nokia Belle. Semoga bermanfaat dan baterai kalian tidak cepat melembung. Jegagak! Laughing out loud

Tamat.

Minggu, 25 November 2012

Tips Menghemat Baterai pada Nokia Belle ala Nokia Battery Monitor (Bagian I)

Screen12 Screen13 Screen14
Sekarang jamannya smartphone Mobile phone yang mana perangkat tersebut memiliki segudang kemampuan canggih—misalnya kamera Camera, GPS, 3G dan lain-lain. Kompensasi dari fitur WOW tersebut adalah penggunaan daya yang sangat tinggi, sehingga kadang perangkat kudu diisi ulang sampai 3 kali sehari (kaya jadwal makan aja). Masalah tersebut mengizinkan kita untuk mampu memanajemen perangkat sehemat mungkin. Apalagi kalau kita mau camping atau menyepi di pegunungan, rawa atau samudera. Huh.
Nah, kali ini saya akan kasih tip bagaimana menghemat baterai pada perangkat selular a.k.a semartfon bersistem operasi Nokia Belle. Tip ini saya comot dari ‘Tips on how to save power’ pada aplikasi Nokia Battery Monitor yang bisa diunduh di Kios Nokia secara gratis (tautan akan saya sisipkan di Bagian II). Oh ya, secara umum beberapa tip di bawah ini juga bisa lhoh diterapkan pada perangkat lain. Cekidot! Thumbs up
  1. Bluetooth memakan daya baterai ketika diaktifkan. Nonaktifkan Bluetooth melalui menu Pengaturan > Konektivitas > Bluetooth.
  2. Jaringan GSM memberikan waktu bicara Call me lebih lama daripada jaringan 3G. Beralih ke jaringan GSM melalui menu Pengaturan > Konektivitas > Jaringan > Modus Jaringan. Atau dengan mengaktifkan Modus Hemat Daya.
  3. Modus Hemat Daya dapat memperpanjang masa pakai baterai ketika daya baterai lemah. Aktifkan Modus Hemat Daya melalui Nokia Battery Monitor (Power Save—Gambar 3).
  4. Isi ulang baterai sampai benar-benar penuh. Nokia Battery Monitor akan meperkirakan berapa lama waktu yang diperlukan untuk isi ulang hingga baterai penuh dan menunjukkan progress level baterai selama pengisian ulang (Gambar 1).
  5. Screensaver Jam Besar memakan daya baterai ketika diaktifkan. Nonaktifkan melaui menu Pengaturan > Tema > Screensaver. Atau dengan mengaktifkan Modus Hemat Daya.
  6. Akses jaringan memakan daya baterai dalam modus siaga. Aktifkan modus Offline ketika tidak memerlukan akses jaringan.
  7. Tampilan layar sentuh memakan banyak daya ketika digunakan dengan kecerahan tinggi. Kamu dapat mengurangi kecerahan dan waktu cahaya layar melalui Nokia Battery Monitor (Power Save).
  8. Widgets pada layar awal memakan daya ketika digunakan. Atur widgets ke modus offline jika memungkinkan melalui Layar Awal > Pilihan > Widgets.
  9. Dapatkan lebih banyak waktu putar musik Note dengan menggunakan headset berkabel daripada menggunakan loudspeaker, Bluetooth headset atau FM-transmitter.
  10. Nokia Battery Monitor menampilkan aplikasi yang paling banyak memakan daya baterai (Statistics—Gambar 2). Kurangi penggunaan aplikasi berdaya tinggi ketika daya baterai lemah.
Segitu dulu beberapa tip dari saya. Kita sambung lagi kapan-kapan. Kalau saya posting langsung semua tip, nanti malah mengganggu jadwal kamu—nyuci, ngepel, belajar. Nerd smile
Bersambung….

Minggu, 04 November 2012

Berkualitaskah Resume Kamu? (Bagian 5/5—Terakhir)

Inilah bagian terakhir dari ‘Berkualitaskah Resume Kamu?’. Untuk membaca keseluruhan artikel, silakan buka tautan-tautan berikut ini: Bagian 1 Bagian 2 Bagian 3 Bagian 4. Selamat berjuang meraih impian karena The Dream is Real! Work Airplane 

  1. Apakah Kamu ingat perusahaan dan peran posisi pekerjaan yang baru-baru ini kamu lamar?
    Ya.
    Periksa dan tinjau secara berkala sehingga Kamu ingat perusahaan dan peran peran posisi pekerjaan yang Kamu lamar. Jika Kamu kelupaan, cetaklah daftar perusahaan dan posisi yang kamu lamar serta bawa daftar tersebut setiap saat. Jika perusahaan menghubungimu untuk wawancara, Kamu akan ingat siapa mereka. Tidak ingat akan apa yang kamu lamar membuat perusahaan menilaimu dengan negatif. Kamu mungkin dipandang tidak tertarik dengan pekerjaan tersebut.
  2. Apakah Kamu memeriksa resume-mu untuk memastikan bahwa semua informasi sudah benar?
    Ya. Informasi yang salah dalam resume-mu akan berakibat buruk padamu dan perusahaan akan memandangmu sebagai pelamar ceroboh dan tidak profesional. Pastikan Kamu memeriksa resume-mu dengan baik.
  3. Apakah Kamu merasa perlu meminta rekan atau anggota keluarga meninjau resume-mu?
    Ya. Seorang rekan atau anggota keluarga dapat membantu mengoreksi dan menambahkan jika ada hal-hal yang terlewat. Mereka juga mampu memberikan beberapa komentar atau ide untuk perbaikan.
  4. Apakah Anda mencetak resume Anda untuk memastikan bahwa itu benar terlihat di atas kertas?
    Ya. Mencetak resume memungkinkanmu untuk memeriksa bahwa resume dapat dibaca dengan mudah. Hal ini penting karena kadang-kadang Kamu diminta untuk menyerahkan salinan resume ketika wawancara. Jika Kamu melamar pekerjaan non-online, salinan cetak resume selalu diperlukan.
  5. Apakah Kamu memastikan bahwa ukuran, jenis dan warna font selalu konsisten dan bahwa resume-mu kamu ratakan? 
    Ya.
    Aspek yang konsisten dan selaras membuat resume-mu mudah dibaca. Hal ini akan menguntungkan daripada resume berantakan yang akan membingungkan dan memakan waktu lama dalam membacanya.

Sumber:  JobStreet.com (JobStreet RA)

Berkualitaskah Resume Kamu? (Bagian 4/5)

Karena beberapa kesibukan yang sangat menyibukkan, sambungan ke-4 dari artikel ini baru bisa saya publish. Goat? Black Sheep? Bukaaan, bukan kesibukan makan daging kurban—seperti yang kalian pikirkan. Jegagagk. Nah, bagi yang belum membaca bagian sebelumnya, bisa menuju ke Bagian I Bagian II Bagian III Bagian. Selamat membaca!!!

  1. Apakah Kamu memilih teman sebagai referens-mu?
    Tidak. Referens harus orang dari kalangan profesional, seperti universitas atau tempat kerja. Mereka diharapkan memberikan informasi tentangmu berdasarkan pengamatan mereka selama studi atau bekerja.
  2. Apakah Kamu mencantumkan kemampuan pribadi, teknis atau keterampilan bisnis secara jelas dalam resume-mu?
    Ya. Sangat dianjurkan untuk membuat daftar keterampilan yang sesuai dengan persyaratan pekerjaan. Kemampuan yang sesuai berarti Kamu memiliki pengetahuan pada area pekerjaan tersebut atau mungkin mampu menyelesaikan tugas lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang tanpa keterampilan. Hal tersebut juga akan memperpendek masa training-mu.
  3. Apakah Kamu memeriksa ejaan dari resume-mu?
    Ya. Pemeriksaan ejaan merupakan hal yang sangat penting. Microsoft Word memiliki alat cek-ejaan yang dapat membantumu dalam memeriksa dan mengoreksi kesalahan dalam ejaan serta struktur kalimat.
  4. Apakah Kamu pikir perusahaan peduli jika ada kesalahan tata bahasa dalam resume-mu?
    Ya. Mereka akan sangat peduli. Kesalahan tata bahasa akan menunjukkan kurangnya kemampuanmu dalam hal bahasa. Hal ini dapat memperkecil kesempatanmu untuk mengikuti wawancara.
  5. Do you describe all your working experience and educational qualifications in action verbs and present tense?
    Yes.
    It is good to use some action verbs to describe your achievements and contributions to the company. However, it is not necessary to use action verbs in every other sentence as this will only confuse the employers. Action verbs should be used at the start of each point highlighted. As your working experience and education are something that is in the past, use past tense instead of present tense.
  6. Bersambung….

Sumber: JobStreet.com (JobStreet RA)

Kamis, 18 Oktober 2012

Berkualitaskah Resume Kamu? (Bagian 3/5)

Bagi yang belum sempat membaca artikel-artikel sebelumnya, bisa menuju tautan berikut: Bagian 1/5 dan Bagian 2/5. Selamat membaca!!!

  1. Apakah Kamu menekankan pada promosi atau perubahan peranmu dalam perusahaan sebelumnya, dalam 5 tahun terakhir?
    Ya.  Menyoroti promosi dan perubahan peran membantu perusahaan untuk memberikan pandangan yang jelas dari kemajuan karir Anda. Jika ada selang waktu di mana Kamu vakum, sangat baik untuk menyertakan alasannya.
  2. Jika Kamu telah bekerja di sebuah perusahaan tertentu untuk jangka waktu yang sangat singkat (misalnya untuk beberapa bulan), apakah Kamu menyoroti alasan meninggalkan perusahaan tersebut?
    Ya. Memberikan alasan yang sah dan baik akan memastikan bahwa perusahaan tidak melihatmu sebagai jumper pekerjaan atau pekerja yang tidak dapat diandalkan.
  3. Apakah Kamu menyorot kekuatan dalam manajerial atau kepemimpinan dalam resume-mu?
    Ya. Menyoroti kekuatan manajerial dan kepemimpinan sehingga perusahaan akan mempertimbangkan Anda untuk posisi manajerial atau kepemimpinan. Bahkan jika hal tersebut tidak terjadi dengan segera, itu dapat digunakan sebagai pertimbangan promosi pekerjaan di masa depan.
  4. Apakah Kamu mencantumkan harapan gaji dengan nilai yang sangat tinggi, sebagai upaya mengimbangi jika nanti perusahaan menawarmu dengan gaji yang lebih rendah?
    Tidak. Cara terbaik adalah mencantumkan gaji rata-rata yang sebenarnya. Jika Kamu mencantumkan gaji yang lebih tinggi dan itu di luar anggaran perusahaan, maka aplikasimu kemungkinan besar akan ditolak. Kamu juga akan dipandang sebagai pelamar yang meminta di atas harga pasar. Cara terbaik adalah jujur ​​tentang gaji yang Kamu harapkan.
  5. Apakah Kamu mencantumkan orang lain sebagai referens, tanpa mendapatkan izin dari mereka terlebih dahulu?
    Tidak.
    Hal ini adalah kesopanan dasar untuk mendapatkan izin dari referens-mu terlebih dahulu. Perusahaan sering menghubungi referens-mu sebelum mempekerjakanmu. Mendapatkan izin, memungkinkan referens akan mempersiapkan: apa yang harus dikatakan ketika mereka menerima panggilan.
  6. Bersambung….

Sumber: JobStreet.com (JobStreet RA)

Rabu, 17 Oktober 2012

Bekualitaskah Resume Kamu? (Bagian 2/5)

Nah, kali ini saya tulis sambungan dari Berkualitaskah Resume Kamu? (Bagian 1/5). Baru bisa ngepos karena sibuk ngurusin beberapa hal, termasuk ngurusin badan (wewk, padahal malah melar). Oke , langsung dibaca saja!

  1. Apakah Anda menggunakan email WOW, seperti happygirl@hotmail.com atau ani_baru_bisa_move_on@gmail.com?
    Tidak. Alamat email seperti di atas menunjukkan sikap yang kurang profesional. Jika perlu, buatlah alamat email baru. Kamu dapat mendaftar  akun email gratis di Gmail, Yahoo, Hotmail dan sebagainya. Sebuah alamat email yang baik sebaiknya mengandung nama Kamu, misalnya donna_dian@yahoo.com atau alimuhammad@gmail.com.
  2. Apakah Kamu mengatur daftar pengalaman kerja/organisasi sesuai dengan urutan kronologis, dari yang terlama sampai yang terbaru?
    Tidak.
    Pengalaman kerja harus diatur dari yang terbaru ke yang terlama. Hal ini mempermudah perusahaan untuk melihat di mana Kamu sedang bekerja atau rincian pekerjaan terbaru Kamu.
  3. Apakah Kamu copy dan paste tanggung jawab pekerjaan pada lowongan ke dalam resume Kamu?
    Tidak. Tanggung jawab pekerjaan pada lowongan seharusnya hanya digunakan sebagai panduan. Kamu harus menjelaskan tanggung jawab pekerjaan dengan cara yang mudah dipahami dengan rincian tambahan. Cobalah untuk menulis dengan relevan tanggung jawab pekerjaan saat ini dengan tanggung jawab pekerjaan yang Kamu lamar.
  4. Apakah Kamu memberikan rincian spesifik tentang prestasimu (misalnya memperoleh nasabah dalam jumlah besar, menjual 85 komputer dalam satu bulan, membuat produk lebih dari 100% dan lain-lain)?
    Ya. Kuncinya adalah berikan prestasi kuantitatif dan terukur. Hal tersebut memberikan perusahaan sesuatu yang lebih jelas tentang prestasimu. Ini akan menambah nilai plus untuk resume-mu serta memberikan suatu faktor WOW.
  5. Apakah Anda sering beralih pekerjaan (misalnya lebih dari 2 pekerjaan dalam 2 tahun terakhir)?
    Tidak.
    Sering beralih pekerjaan akan memberikan perusahaan gagasan bahwa Kamu adalah jumper pekerjaan, orang yang tidak dapat diandalkan atau tidak tertarik untuk berkontribusi dalam pekerjaan jangka panjang. Jika Kamu melakukan perubahan pekerjaan cukup sering, bersiaplah untuk memberikan alasan yang kuat dan positive ketika diwawancarai alih-alih menjawab dengan kata “alasan pribadi”.
  6. Bersambung….

Sumber: JobStreet.com (JobStreet RA)

Minggu, 14 Oktober 2012

Bekualitaskah Resume Kamu? (Bagian 1/5)

Bosan, karena tidak ada panggilan interview atas lamaran yang Kamu kirimkan? Atau tidak yakin atas resume yang akan Kamu kirimkan? Berikut adalah beberapa tip menyusun resume, terutama bagi para pengguna jasa JobStreet.com. Selamat membaca!!!

  1. Apakah Kamu membaca dan mempelajari deskripsi pekerjaan secara rinci sebelum memutuskan untuk melamar pekerjaan?
    Ya.
    Hal ini penting untuk mempelajari deskripsi pekerjaan sehingga Kamu tahu apa yang perusahaan perlukan dan apa yang Kamu cari. Jika ini bukan pekerjaan pertamamu, deskripsi pekerjaan juga membantu melihat apakah kemampuan dan pengalaman Anda sesuai dengan pekerjaan.
  2. Apakah Kamu memperbarui resume sebelum melamar pekerjaan?
    Ya. Resume terbaru memastikan bahwa perusahaan mendapatkan informasi terbarumu. Dengan informasi terbaru, perusahaan membuat penilaian yang baik dan apakah Kamu cocok untuk pekerjaan itu. Resume harus mencakup rincian pekerjaan terakhir, keterampilan, sertifikasi dan sebagainya.
  3. Apakah Kamu melengkapi template resume JobStreet.com, meskipun Kamu telah mengunggah resume?
    Ya. Kedua resume, baik pada template JobStreet.com dan resume yang diunggah, akan dikirim kepada perusahaan ketika Kamu melamar pekerjaan. Template JobStreet.com menyediakan template standar yang berisi kolom untuk informasi yang sering diminta perusahaan. Template ini juga membantumu untuk memasukkan informasi yang mungkin tidak disertakan dalam resume terlampir.
  4. Apakah Kamu memasang foto yang cocok (misalnya pas foto)?
    Ya. Gunakan foto yang jelas, sebaiknya foto paspor atau yang setara. Berpakaian profesional untuk foto. Jangan menggunakan foto dari profil Facebook atau foto dengan pakaian/pose yang tidak pantas.
  5. Apakah Kamu memasukkan rincian semisal agama, tinggi, berat badan atau rincian pajak penghasilan?
    Tidak. Hanya informasi penting dan relevan yang perlu dimasukkan ke dalam resume seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat rumah, alamat email dan nomor ponsel/nomor telepon. Seringlah bertanya pada diri sendiri, apakah informasi tersebut relevan dengan pekerjaan? Informasi seperti tinggi dan berat badan biasanya bukan kriteria umum untuk suatu pekerjaan. Jangan gunakan alamat email atau nomor telepon dari pekerjaan saat ini, kecuali yakin bahwa itu tepat bagi pengusaha lain untuk menghubungimu.
  6. Bersambung….

Sumber: JobStreet.com (JobStreet RA)

Cara Membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK/Police Record)

Seseorang yang akan mendaftar suatu program atau melamar pekerjaan pasti tidak akan lepas dari yang namanya SKCK. Itu lhoh selembar surat yang berisi catatan kita selama hidup: pernah melakukan tindakan kriminal atau tidak. Nah, surat tersebut berguna bagi lembaga/perusahaan sebagai rekomendasi untuk menerima atau tidak pelamar tersebut. Enggak mau kan suatu lembaga/perusahaan menaungi individu yang memiliki track record yang buruk.

Kali ini saya akan menyampaikan pengalaman saya dalam berpetualang membuat SKCK untuk melamar pekerjaan. Karena pengalaman sendiri, semoga informasi ini valid, jegagagk. Oke, langsung saja kita menuju target pembicaraan: tahap petualangan pembuatan SKCK. Ciyaaat!!! clip_image002

  1. Siapkan perlengkapan berikut: foto berwarna setengah badan ukuran 4x6 cm (siapkan sampai 10 lembar karena tiap daerah bisa berbeda; usahakan menggunakan recent photograph karena foto balita yang imut clip_image004 tidak akan diperbolehkan), salinan Kartu Keluarga (KK) dan salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) (siapkan masing-masing sampai 5 salinan, siap-siap gitu).
  2. Datanglah ke kantor desa kalian untuk meminta surat pengantar pembuatan SKCK. GRATIS! Di sini mungkin salinan KK akan diminta untuk mengisi form surat pengantar. Kira-kira 10 menit jadi, kemudian salin surat pengantar tersebut sampai 5 salinan (biar bayarnya pas Rp 500,00, jegagagk).
  3. Datanglah ke kantor kecamatan kalian untuk meminta pengesahan dari Papa Camat atau perwakilan.
  4. Nah, tempat selanjutnya adalah Polsek. Sampaikan maksud kalian dengan jelas, kemudian serahkan surat pengantar dari desa, foto, salinan KK dan salinan KTP.
  5. Sementara permintaan diproses, kalian akan diminta mengisi dua jenis form yang pada umumnya berisi tentang identitas, keluarga, riwayat pendidikan dan riwayat kejahatanclip_image006 .
  6. Form yang telah kalian isi akan diminta untuk membuat the real SKCK.
  7. Sambil menunggu, lakukanlah kegiatan-kegiatan positif misalnya ngobrol dengan polisi clip_image008.
  8. Saat yang kalian tunggu telah tiba, ternyata kalian salah tulis nama SKCK telah diterbitkan. Biaya Rp 10.000,00. Salin SKCK menjadi beberapa lembar dan mintalah legalisir untuk digunakan sesuai kebutuhan.
  9. Pulanglah, karena sejatinya Polsek bukanlah tempat nongkrong atau penginapan.

SKCK yang baru kalian buat di atas special digunakan untuk melamar pekerjaan umum. Jika kalian akan megikuti seleksi CPNS, SKCK yang digunakan berbeda karena harus diterbitkan oleh Polres. Bersamaan dengan pembuatan SKCK di Polsek, mintalah surat pengantar dari Polsek untuk Polres. Pada dasarnya proses pembuatan SKCK di Polsek dan Polres sama, hanya saja di Polres sidik jari kalian akan direkam. Biaya pembuatan SKCK di Polres Rp 15.000,00.

Pembuatan SKCK hanya memakan waktu setengah harian dan SKCK berlaku selama 6 bulan. Selamat berjuang, Kawan!!!

Jumat, 01 Juni 2012

Membuat Kepingan Emas menjadi Foto yang Cantik (Baca: Apa???)

Assalamu’alaikum!!! Sudah lama lama lama lama sekali semenjak terakhir kali mengunggah bacaan. Tahun lalu ya mungkin…. Padahal tahun lalu sudah punya modem sendiri (maksudnya enggak pinjam lagi, jegagagk). Mungkin karena terlalu sibuk nge-download macam-macam, hohoho. Seandainya saja menulisnya stabil, pasti pengunjung blog ini sudah mencapa miliaran Thumbs up.

Nah, suatu ketika terbitlah sebuah ide untuk membangkitkan blog ini dari tidur panjangnya, bersamaan dengan ide untuk menyatukan ribuan akun blog saya (4L4Y). Capek juga dan bingung kalau terlalu banyak akun. Dulunya punya banyak akun gitu agar tiap jenis bacaan punya pos tersendiri. Hihihi, malah terbengkalai….

Balik ke konsep, kali ini saya akan mengajarkan cara membuat kepingan emas menjadi foto yang cantik. Mau tahu caranya? Mau tau? Siapkan bahan-bahannya ya!!!

  1. Oke, siapkan komputer yang telah dipasang perangkat lunak PhotoScape (punya saya versi 3.6.2), kalau belum punya unduh gratis di sini. Siapkan foto-foto favorit kalian. Untuk tujuan pencetakan, gunakan foto yang diambil menggunakan kamera bagus—minimal kamera saku; gunakan foto-foto yang memiliki aspect ratio sama, agar hasilnya optimal. Saya menggunakan 45 file foto untuk digabung menjadi sebuah foto sensasional ber-rasio 4:3.
  2. Buka PhotoScape dan pilih menu Gabung.

Membuat Kepingan Emas menjadi Foto yang Cantik

  1. Setelah tiba pada worksheet, klik button Tambah. Pilih foto-foto yang telah kalian siapkan tadi…. Krik krik krik, jika foto-fotonya berukuran besar, akan memakan waktu beberapa kejap . Setelah foto-foto masuk, setel Pratilik Zum yang terletak di bagian paling bawah hingga menjadi angka yang memudahkan foto-foto dipantau.
  2. Pada button Bawah½Samping½Silang, pastikan dipilih Silang.
  3. Atur preferensi penyesuaian pada Ukuran foto yang terkecil.
  4. Setel Rasio sebagai 100% (saya pernah mencoba rasio lebih besar, tetapi tidak dapat disimpan—mungkin karena resolusi foto-foto asal yang gedhe).
  5. Atur sesuai selera, preferensi Tepian Luar, Interval foto, Ketumpulan, Warna Tepian , Bingkai (jika menggunakan bingkai, dianjurkan tidak terlalu 4L4Y), dan Nama Berkas (tiap foto bisa dinamai berbeda-beda).
  6. Atur preferensi selanjutnya dengan memilih Citra Penuh.
  7. Atur perataan horisontal dan vertikal pada Tenggah (mungkin Tengah gitu ya maksudnya, mungkin yang nerjemahkan orang Mars).
  8. Atur preferensi Kolom pada angka 5.
  9. Cek kembali pekerjaan kalian, daaan Simpan!
  10. Jadinya seperti foto berikut!!!

The_Journey_of_Golden8

Hm, yang membaca postingan ini sampai akhir mungkin bertanya-tanya tentang relevansi judul dengan isi, sedangkan yang cuma membaca judul dan alinea awal pasti mengira tulisan ini hanya fiktif belaka (sinetron dong? Goat). Hahahaha, judul dan isi tulisan ini sudah relevan kok, from the beginning. Hanya saja—mungkin—penulis (baca: saya) menggunakan kiasan.

Foto-foto di atas merupakan foto-foto yang diambil pada rentang tahun 2008 hingga 2012. Foto-foto tersebut merupakan kumpulan suka dan duka kami melewati jenjang kehidupan yang dinamis. Kepingan emas tersebut adalah sahabat-sahabatku di Golden8: orang-orang yang memiliki pengaruh terhadap kehidupan saya. Sehingga, saya akan mencetak foto tersebut minimal 20R, bwahahaha!!!

Sayangnya, sebentar lagi kami akan sangat jarang bertemu—berpisah. Crying faceCrying faceCrying faceCrying faceCrying faceCrying faceCrying face