Minggu, 27 Maret 2011

Akulturasi Kebudayaan Islam dengan Kebudayaan Jawa

Akulturasi kebudayaan Islam dengan kebudayaan Jawa adalah bersatunya kebudayaan Islam dengan kebudayaan Jawa yang bertujuan untuk mengenalkan Islam secara halus kepada masyarakat Indonesia yang kemudian membentuk kebudayaan baru: Islam-berbau-Jawa, yang tidak menghilangkan unsur kebudayaan asli Islam dan Jawa. Kebudayaan baru tersebut menghasilkan wujud-wujud pola pikir, sikap, perilaku, dan peninggalan yang berupa benda. Download makalah lengkap di sini.

Rabu, 16 Maret 2011

Seperempat Hari Bersama Kota Malang (Laporan Singkat)

Tim KKL (Kuliah Kerja Lapangan) Geografi Desa dan Kota, memiliah CBD (Central Bussiness District) Kota Malang sebagai perhentian pertama. Inti kota (alun-alun) menggambarkan suatu topografi yang datar, menjawab kebutuhan utama masyarakat: pendidikan, sosial, budaya. Seperti kota-kota yang lain, CBD Kota Malang merupakan daerah pusat kegiatan. Terdapat mall, Bank Indonesia, Kantor Pemerintahan, masjid, gereja, kantor pos, sekolah, dan lain-lain. Orang-orang lalu lalang siang dan malam, untuk bekerja, belanja, bahkan sekadar untuk nongkrong.
Oops, tapi inti kota Malang belum menunjukkan pembangunan yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Lihat saja, sebagian besar alun-alunnya stop-covered atau tertutup oleh paving. Hm, Ruang Terbuka Hijau akan berkurang.
SDC11084SDC11060
Di dalam dan sekitar alun-alun, masyarakat menempati cluster terentu untuk berjualan. Di berbagai tempat dan terkesan sembarangan. Biasanya mereka menjual jajanan. Kegiatan ditambah dengan para pengemis, orang berkencan, dan sekadar lewat saja.
Tidak jauh dari inti kota, terdapat Pasar Besar Kota Malang. I think it’s right. Di sekitar pasar, merupakan kampung-kampung khusus: Cina, Arab, Madura. Di pasar sendiri, merupakan ‘tempat penuh sesak’: parkir memakan badan jalan, berjualan di trotoar.
SDC11072Kita tinggalkan CBD dan menuju bagian selaput Kota Malang: Comboran (Pasar). Coboran digambarkan oleh topografi yang mulai melandai dan hiruk pikuk yang tidak se-intense di inti kota. Comboran merupakan gambaran manusia butuh uang, tapi dengan cara apapun. Psst, informan tertentu menceritakan bahwa Comboran merupakan pasar yang menjual barang-barang hasil.
Sampailah di pitstop terakhir:Lapangan Rampal. Kawasan ini merupakan kawasan hijau dengan rumput dan pohon yang subur. Kegiatan masyarakat di sekitarnya tidak sepadat di inti dan selaput kota. Di kawasan ini, masih terasa hawa nyaman dan damai. Hanya terdapat beberapa ruko. dan kegiatan utama didominasi oleh kegiatan relaksasi: olahraga.
Nah, sebenarnya observasi seharusnya berlanjut untuk mengekspor seluruh kota, namun berhubung judul post seperti di atas, observasi harus berakhir. Yang terakhir, perkembangan perkotaan tidak akan jauh dari kemajuan (kegiatan) dan kemerosotan (lingkungan). Ini gambar terakhir dari saya. Kota Malang dari ketinggian.
malang
(purify, (c)2011 dhanzsity)

Selasa, 01 Februari 2011

Strategi Belajar dan Mengajar Geografi

Langsung saja unduh di sini: Konsep SBM dan Contoh Soal Geografi SMA (buatanku, hehehe).

Kumpulan Presentasi Meteorologi dan Klimatologi

Smartshot, Kayen

Betapa indahnya langit di gambar ini. Gambar tersebut adalah komponen penting dalam siklus cuaca dan iklim di bumi. Semuanya bersatu secara rumit berproses dalam seni dan dinamika alam. Usaha penjelasannya bisa diunduh di sini. Paket di dalamnya berisi presentasi mengenai klasifikasi iklim, arah angin, arus laut, gunung penghalang, massa udara, matahari, pusat tekanan udara rendah dan tinggi, dan badai. Check this out, here!!! Here!!! Here!!!

Teori Demografi dan Kependudukan

Dalam karyanya, Confucius menyarankan agar para penulis memiliki suatu konsep tertentu mengenai apa yang dinamakan jumlah penduduk optimum dan berhubungan dengan pertanian. Jadi antara penduduk dan pertanian memiliki kaitan secara proporsional dan memadai. Teori Penduduk Zaman Kuno, Teori Penduduk Modern, Teori Thomas Robert Malthus (1766-1834), Aliran Neo-Malthusian (Abad ke-19 dan ke-20), Aliran Anti-Malthusian (Abad ke-19), Aliran Ekonomi Klasik (Abad ke-19), Aliran Neo-Klasik (Akhir Abad ke-19: Marshall), Aliran Kalangan Sosialis Awal, Aliran Marxist (Karl Marx dan Frederich Engels), dan Teori Kependudukan Mutakhir bisa dibaca di file yang bisa diunduh di sini.

Kumpulan Presentasi Geografi Ekonomi

Golden8 kembali lagi dengan materi konsep geografi ekonomi, negara maju dan berkembang, dan lain-lain. Langsung saja unduh di sini.

Kumpulan Makalah dan Presentasi Geomorfologi

Permukaan bumi memiliki banyak kenampakan serta sering diikuti fenomena alam yang sering muncul dengan bentuan tenaga endogen dari bawah permukaan bumi dan tenaga eksogen dari luar permukaan bumi. Di atas permukaan bumi ini kita akan menemui berbagai macam bentuk lahan, di antaranya adalah bentuk lahan struktural, bentuk lahan vulkanik/vulkanis, bentuk lahan denudasional, bentuk lahan solusional/karst, bentuk lahan eulian, bentuk lahan antropogenik, dan dalam makalah ini kami akan membahas bentuk lahan fluvial.

Nah, Golden8 membahas satu per satu tema geomorfologi tersebut. Paket lengkap bisa didownload melalui server Mediafire: Part I, Part II, Part III, Part IV, Part V, Part VI, Part VII, Part VIII, dan Part IX.