Sabtu, 05 Januari 2013

Rencana Pengembangan Wisata Bahari Kabupaten Pacitan Menggunakan Analisis SWOT

Sun Contoh strategi pengembangan wisata bahari di Kabupaten Pacitan:

1. Pengembangan kawasan bermain dan hiburan keluarga di dekat pantai (misal Pantai Teleng dan Srau). Dengan modal kekayaan alam yang baik dan tempat yang memadai, pantaipantai tersebut dapat dikembangkan menjadi kawasan bermain dan hiburan dengan sistem one stop service seperti di Wisata Bahari Lamongan (WBL). Di masa sekarang minat masyarakat akan meningkat jika dengan adanya pengembangan modern di kawasan wisata.
2. Pengembangan kawasan olahraga selancar di Pantai Teleng Ria. Potensi ombak/gelombang yang didukung oleh morfologi Teluk Pacitan, dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga selancar—yang memiliki animo cukup tinggi dari wisatawan luar negeri dan domestik. Mengingat hanya sedikit pantai-pantai di Pesisir Selatan Jawa yang memiliki potensi olahraga selancar (salah satunya Pantai Plengkung, Banyuwangi), Pantai Teleng Ria dapat dijadikan kawasan selancar dengan target konsumen dari sekitar Pacitan (DIY, Jateng, Ponorogo, Madiun, dll.).
3. Pengembangan kawasan wisata bahari dengan mengajak pihak swasta agar pengelolaan bisa optimal. Pihak-pihak swasta dikenal sebagai pihak yang benar-benar mengedepankan keberhasilan dan loyalitas terhadap usaha yang dikelolanya, sehingga sifat tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan wisata bahari di Kabupaten Pacitan. Anggaran dari pihak swasta dapat mencukupi ABPD yang tidak begitu banyak dan pendanaan tersebut bisa diarahkan untuk pembangunan kawasan wisata bahari pada poin (1) dan (2).

Pembahasan lengkap, unduh di sini:

mediafire-logo2

http://goo.gl/fmdSR

Kata sandi: dhanzsity

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Katakan....